• SMA MARSUDIRINI MUNTILAN
  • Smart, Skillful, Brotherhood and Love Nature

MERDEKA DI TENGAH PANDEMI DENGAN SEMANGAT DEUS PROVIDEBIT

Oleh Shelomita Dewi Handarika 12 IPA

Awal tahun 2020 merupakan awal tahun yang sangat menghebohkan dunia karena adanya pandemi Covid-19 yang merupakan peristiwa menyebarnya penyakit corona virus 2019. Pandemi tersebut dikabarkan berasal dari Kota Wuhan, Cina.

Pandemi yang tak kunjung berakhir ini memberikan banyak perubahan pada aktivitas kita sehari – hari. Untuk mencegah bertambahnya angka penyebaran Covid-19, pemerintah menghimbau masyarakat untuk bekerja dan beraktivitas di rumah saja. Maka, aktivitas pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka di sekolah terpaksa dialihkan ke aktivitas pembelajaran secara online atau disebut dengan kelas daring. Perusahaan – perusahaan pun mempekerjakan para karyawannya dari rumah masing – masing. Aktivitas ibadah yang biasanya dilakukan di tempat – tempat ibadah, seperti gereja, masjid, dll juga dialihkan dengan aktivitas ibadah di rumah masing – masing. Selain itu, aktivitas di luar rumah juga dibatasi. Kita tidak diperkenankan untuk nongkrong atau berkerumun di tempat umum maupun melakukan mudik.

Menyebarnya Covid-19 dan dibatasinya aktivitas kita sehari – hari mengakibatkan timbulnya rasa cemas yang berlebihan. Sebagian besar dari kita yang mendengar banyak berita mengenai pandemi tersebut membuat kita ketakutan bahkan tidak berani keluar rumah karena takut akan terjangkit corona virus. Kita juga menjadi jenuh karena segala aktivitas kita dibatasi, kita hanya bisa melakukan aktivitas di rumah saja.

Pandemi ini telah menyebabkan banyak sekali korban jiwa. Para tenaga medis pun banyak yang gugur dalam menangani pasien  Covid-19. Ini menandakan bahwa Covid-19 memang berbahaya bagi manusia dan dapat menyerang siapa saja. Dengan begitu, kita harus selalu menjaga kesehatan terutama menjaga kekebalan tubuh kitta agar terhindar dari Covid-19.

Cabin fever merupakan salah satu pengaruh dari pandemi yang juga sangat memprihatinkan. Pasalnya, cabin fever ini memiliki gejala – gejala seperti merasa sangat sedih, gelisah, putus asa, hingga selalu berpikiran negatif terhadap apapun. Rajin berolahraga, makan makanan yang bergizi, dan menjaga komunikasi dengan orang lain merupakan beberapa upaya untuk menghindari cabin fever.

Lalu, apakah arti kata “merdeka”? Seperti yang telah kita ketahui, kata “merdeka” berarti “bebas”. Yang dimaksud dengan kata “bebas” yaitu kita tidak terhalang apapun. Namun, apakah dengan adanya kebijakan untuk beraktivitas di rumah saja membuat kita merasa bebas? Tentu saja tidak. Malah rasanya kita seperti sedang terkurung. Kita tidak bisa melakukan hal – hal yang biasa kita lakukan sebelumnya. Kemerdekaan diri kita terhalang oleh adanya pandemi. Kita tidak bisa bebas berpergian keluar rumah, bahkan kita juga harus berhemat.

Selama masa pandemi ini, bisa kita lihat bahwa sebagian besar rakyat mengalami kesulitan, terutama kesulitan dalam bidang ekonomi, karena tidak sedikit dari rakyat yang kehilangan pekerjaannya sehingga mereka harus bersusah payah untuk mendapatkan pekerjaan kembali agar mereka tetap bisa bertahan hidup, sebab kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Sebagian rakyat juga ada yang tidak kehilangan pekerjaan mereka dan tetap mendapatkan penghasilan tetap. Meskipun begitu, mereka juga harus bisa mengontrol tabungan yang mereka miliki.

Dalam menghadapi segala dampak yang ditimbulkan oleh pandemi ini kita juga harus memiliki semangat Deus Providebit (Tuhan akan menyelenggarakan). Kita harus yakin dan percaya bahwa Tuhan pasti akan menunjukkan jalan keluar atas setiap permasalahan yang bangsa kita hadapi saat ini, karena hanya dengan berusaha saja kita tidak bisa menghadapinya secara maksimal tanpa penyertaan Tuhan. Kita juga harus tetap bersyukur karena setidaknya kita masih diberi kesempatan untuk bertahan hidup dan berdoa supaya pandemi ini segera berakhir.

Nah, dari situ kita bisa memaknai arti “merdeka” di tengah pandemi. “Merdeka” dalam hal ini adalah saat kita masih diberikan kesempatan untuk bertahan hidup dan tidak menjadi salah satu di antara mereka yang menjadi positif Covid-19. Selain itu, makna “merdeka” juga bisa kita rasakan ketika kita tidak mengalami kesulitan, seperti kesulitan dalam mengakses internet untuk bekerja secara online maupun untuk mengikuti pembelajaran daring serta masih mendapatkan penghasilan tetap.

Dengan semangat Deus Providebit, kita yang sudah dianggap “merdeka” di tengah pandemi ini sebaiknya ikut membantu orang lain yang masih memiliki permasalahan karena dampak pandemi dan selalu menyalurkan energi positif agar mereka selalu semangat dalam menghadapi segala permasalahan di masa pandemi ini.

 

Red: Juara 1 Lomba Penulisan Artikel dalam rangka Lustrum Ke-3 SMA Marsudirini Muntilan

 

 

 

 

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Congrats! Lulus Seleksi SNMPTN

Pengumuman SNMPTN 2021 telah resmi diumumkan pada tanggal 22 Maret 2021. Pengumuman bisa dilihat di https://pengumuman-snmptn.tlmpt.ac.id/. Salah satu peserta didik SMA Marsudirini

26/03/2021 08:47 - Oleh Stefanus Denny Haryanto - Dilihat 483 kali
A Million Dreams

Lirik  A Million Dreams: I close my eyes and I can seeThe world that's waiting up for meThat I call my ownThrough the dark, through the doorThrough where no one's been beforeBut

10/02/2021 09:47 - Oleh Stefanus Denny Haryanto - Dilihat 195 kali
Doa Pagi Bersama Online

(23/1/2021) Doa Pagi Bersama masih terus berjalan.. Pagi ini doa dipimpin oleh Ibu Mega Yoshinta, Guru yang mengajar mata pelajaran Bahasa Jawa.   Selama kurang lebih 2 Minggu ini

23/01/2021 09:27 - Oleh Stefanus Denny Haryanto - Dilihat 219 kali
Doa Pagi Bersama Guru dan Peserta Didik SMA Marsudirini Muntilan

Doa pagi bersama guru dan peserta didik SMA Marsudirini Muntilan kali ini terasa spesial karena di masa pandemi Covid19 ini. Mulai semester ini akan ada kegiatan doa pagi bersama Guru

21/01/2021 12:37 - Oleh Stefanus Denny Haryanto - Dilihat 293 kali
Penerimaan Rapor dan Informasi Libur Semester Gasal, Natal dan Tahun Baru

     Hari yang mendebarkan bagi para peserta didik khususnya para peserta didik SMA Marsudirini Muntilan karena pada hari ini (19/12/2020) hasil dari penilaian akhir seme

19/12/2020 11:19 - Oleh Andreas Fajar Nugroho - Dilihat 303 kali
Penerimaan Peserta Didik Baru Yayasan Marsurdirni Muntilan 2021/2022 TK SD SMP SMA

YAYASAN MARSUDIRINI PERWAKILAN MUNTILAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU  TAHUN PELAJARAN 2021/2022 DC KB/TK SD SMP SMA   SILAHKAN BUKA WEBSITE MASING-MASING...  http://tkt

16/12/2020 13:57 - Oleh Stefanus Denny Haryanto - Dilihat 498 kali
Ujian Penilaian Akhir Semester Gasal SMA MArsudirini Muntilan

Senin 30/11/2020, Para peserta didik SMA Marsudirini Muntilan memulai Penilaian Akhir Semester gasal tahun pembelajaran 2020/2021 melalui media Daring. Para peserta didik SMA Marsu

30/11/2020 11:20 - Oleh Andreas Fajar Nugroho - Dilihat 359 kali
Kerajinan Karya Peserta Didik SMA Marsudirini Muntilan

Sampah plastik sebanyak 1,3 miliar ton diperkirakan bakal mencemari daratan dan lautan dunia pada 2040 mendatang, kecuali jika khalayak menggelar aksi global. Seorang peneliti menyebut

26/11/2020 11:17 - Oleh Stefanus Denny Haryanto - Dilihat 266 kali
HASIL PERHITUNGAN SUARA PEMILIHAN KETUA DAN WAKIL KETUA SMA MARSUDIRINI MUNTILAN 2020/2021

HASIL PERHITUNGAN SUARA PEMILIHAN KETUA DAN WAKIL KETUA SMA MARSUDIRINI MUNTILAN 2020/2021. 90 Suara masuk 11 Golput / Tidak Memilih   Melalui bagan diatas diperoleh  Ketua O

17/11/2020 12:47 - Oleh Stefanus Denny Haryanto - Dilihat 468 kali
Pemilihan Ketua OSIS SMA Marsudirini Muntilan

Kandidat pertama Ketua OSIS SMA Marsudirini Muntilan jangan Golput ya.. mari berpatisipasi aktif..  Natalia R Maya Manuel   video youtube : kandidat kedua ketua osis sma mars

13/11/2020 10:27 - Oleh Stefanus Denny Haryanto - Dilihat 196 kali